Headlines News :
Home » , » Kapolda Metro Nilai Massa Tidak Penuhi Janji Aksi Damai

Kapolda Metro Nilai Massa Tidak Penuhi Janji Aksi Damai

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 05 November 2016 | 00.42

JAKARTA  —Aksi unjuk rasa damai di depan Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (4/11/2016) berakhir ricuh. Massa membakar beberapa kendaraan milik polisi.

Menanggapi pembakaran mobil-mobil tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan bahwa massa tidak memenuhi janji akan melakukan aksi damai.

"Awalnya kan katanya mau aksi damai, tapi ternyata begini," ujar Iriawan di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat malam.

"Ada tiga sampai empat mobil tadi yang dibakar," lanjutnya.

Meski sempat diwarnai aksi kericuhan pada demonstrasi tersebut, Iriawan memastikan bahwa saat ini kondisi sudah kondusif. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena polisi akan terus mengamankan Ibu Kota.

"Tak ada darurat sipil. Kondisi keamanan sekarang sudah kondusif," ucap dia.

Selain pembakaran mobil milik kepolisian, lanjut Iriawan, ada sekitar delapan orang korban luka-luka dari aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut. Sejumlah korban tersebut berasal dari pihak kepolisian dan dari pedemo.

Saat ini, kata Iriawan, korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Sebagai informasi, demonstrasi 4 November dilakukan oleh sejumlah organisasi massa untuk menuntut proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menista agama.
Aksi demonstrasi tersebut merupakan aksi lanjutan dari aksi yang pernah digelar pada 14 Oktober 2016.

Kapolda Metro Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Iriawan menegaskan, situasi Jakarta sudah aman, kondusif dan terkendali.

Meskipun situasi pada Jumat (4/11/2016) malam hingga Sabtu (5/11/2016) memang cukup memanas di halaman depan kompleks parlemen, Senayan dengan konsentrasi ribuan massa.

"Secara keseluruhan situasi kondusif. Saya sedang melakukan patroli dengan Pangdam dan beberapa pasukan untuk melihat situasi," kata Iriawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu. 

Adapun mengenai situasi di kompleks Parlemen, Iriawan menegaskan bahwa batas orasi rakyat adalah di balik pagar kompleks parlemen, sehingga massa tak diperbolehkan masuk.

Ia menambahkan, demonstran sesungguhnya juga tak diperbolehkan berdemo pada malam hari karena izin demo hanya hingga Jumat Pukul 18.00 WIB. Pengamanan akan ditambah jika diperlukan.

Namun Iriawan menganggap, jumlah personel gabungan TNI/Polri yang mengamankan kompleks parlemen hingga saat ini sudah cukup. Ia pun tak membatasi sampai kapan pengamanan diberlakukan.

"Kita biarkan saja. Silakan saja (berdemo). Kita kuat-kuatan saja. Kalau perlu nanti dilakukan penambahan," tutur mantan Kapolda Jawa Barat itu.(*)

 


Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah