Headlines News :
Home » , » Polri: Massa Demo 212 Diperkirakan 200.000 Orang

Polri: Massa Demo 212 Diperkirakan 200.000 Orang

Written By Jainal Fatmi on Rabu, 30 November 2016 | 15.16

Jakarta - Kepala Divisi Humas Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar memperkirakan massa yang mengikuti Aksi Bela Islam Jilid III di Monumen Nasional, Jakarta, lusa, sebanyak 200.000 orang. Jumlah tersebut hampir sama dengan Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu yang diperkirakan mencapai 200 ribu orang. "Jumlah tersebut tidak melebihi kapasitas Monas, yakni 600-700 ribu," kata Boy di Markas Besar Polri, Selasa, 29 Nove,ber 2016.

Pada Jumat mendatang, 2 Desember 2016, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) akan menggelar Aksi Bela Islam Jilid III atau Aksi Super Damai di Monas. Aksi ini akan berwujud pembacaan doa dan zikir bersama, tausiah, serta salat Jumat, sejak pukul 08.00 hingga pukul 13.00. Mereka menuntut penegak hukum menahan Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus penistaan agama.


Menurut Boy, Polri mengerahkan sekitar 22.000 personel gabungan Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengamankan demonstrasi tersebut.

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau masyarakat dari daerah tak berangkat ke Jakarta. "Saya sarankan istigasah di daerah masing-masing. Kalau ke Jakarta nanti ada kecelakaan, bagaimana," kata Gatot di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Menurut Gatot, aksi yang bakal digelar di pelataran Monas tersebut seharusnya untuk menciptakan situasi Indonesia yang damai. Sebab, Indonesia sudah menjadi salah satu negara Islam paling demokratis di dunia. "Itu sudah final, jangan dirusak lagi. Tinggal berdoa agar tetap bersatu."

Adapun Wakil Ketua GNPF-MUI, Zaitun Rasmin, mengklaim jumlah massa yang akan datang pada aksi itu mencapai 3 juta orang. "Kami perkirakan tidak kurang dari 3 juta, tapi itu tergantung kondisi besok. Itu masih estimasi," kata dia.

Zaitun menjelaskan bahwa massa terbanyak berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok serta Jawa Barat. Namun tidak menutup kemungkinan adanya arus massa dari Surabaya, Jawa Timur.(*)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah