Headlines News :
Home » , » Kapolres hadiri Dzikir bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Jakut

Kapolres hadiri Dzikir bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Jakut

Written By armen on Minggu, 16 April 2017 | 22.33

Jakarta - Jelang detik-detik hari pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 putaran ke dua, Polres Metro Jakarta Utara bersama Warga menggelar Dzikir dan Doa bersama di Jalan Warakar 1 gang 21 Kelurahan Papanggo, kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/04/2017).

Acara yang di gelar oleh Forum Silaturahmi Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama Tanjung Priok teraebut menggambil tema "Menuju Pilkada Damai Untuk Jakarta". Dzikir tersebut di hadiri kurang lebih 250 jemaah.

Ujang Abdul Mutholit Ketua Panitia mengatakan, Warakas merupakan wilayah yang sangat rawan, dengan diadakannya kegiatan keagamaan diharapkan dapat berangsur aman dan kondusif.
"Dilingkungan wilayah ini ada dua masjid yang aktif utk pembinaan keagamaan terhadap anak-anak kita, sehingga wilayah ini semakin aman dan kondusif," kata Ujang yang juga ketua RW 08 Kelurahan Papanggo.

Acara dzikir yang juga dihadiri Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol DWIYONO SIK, MSI dalam sambutannya berharap wilayah Jakarta Utara tetap aman dan kondusif hingga selesai Pilkada putaran ke dua nanti. "Pilkada putaran II kurang 6 hari lagi saya berharap kepada seluruh warga disini agar dapat menjaga pelaksanaannya nanti agar dapat berjalan dengam aman dan kondusif," ujar Kombes Pol Dwiyono.

Menurut Kapolres, Negara Indonesia yang multi etnis dan budaya harus di jaga, apalagi menjelang pilkada putaran II seperti sekarang ini. "Kita lihat di negara Suria terjadi peperangan sehingga membuat kita miris degan kondisi tersebut. Tetapi kita disini sebagai bangsa indonesia yang aman dan tentram," tambahnya.

Sekjen MUI DKI Jakarta, KH Zulfa Mustofa .MY mengatakan, Pada saat ia berkhotbah di depan Kapolri beliau menyebutkan NU dan Muhammadyah yang telah bersama berjuang untuk kemerdekaan negara indinesia. Menurutnya jika tidak ada ormas besar kedua ini mungkin tidak dapat membangun indoneaia yang besar ini sehingga menjadikan makmur dan damai seperti sekarang ini.

"Malam ini saya diundang oleh bang H Sabri Saiman untuk mengisi tausyah dalam acara dzikir & doa menuju pilkada damai untuk jakarta insya allah nanti pelaksanaannya dapat berjalan aman dan kondusif,"terangnya.

Dikatakan KH Zulfa, Warga Indonesia yang berada diluar negri sangat banyak. Masyarakat indonesia yang muslim di selandia baru salah satunya. "Pengalaman saya pada saat diluar negri tidak ada komunitas atau persatuan yang lain tetapi di ikat dengan namanya kesatuan indonesia baik muslim ataupun non muslim,"katanya.

Menurut KH Zukfa, Saudara-saudara di indonesia pada khususnya masih tinggi rasa curiganya, ada yang mau nyerang sana dan sini, karena suasana pilkada.

"Banser NU dalam menghadapi pilkada bersikap netral sama seperti bpk kapolres. Banser bukan musuh warga negara indonesia tetapi banser senior kita ini untuk menjaga para ulama ulama seperti dirumah kh ma'ruf amin. Kalau kita saling menghargai insya allah kita jaga kondisi suasana kita rambut boleh hitam tetapi keyakinan kita, itulah yang harus kita kedepankan. Kita ini semua saudara, musuh kita adalah kemiskinan, musuh kita adalah kemunafikan tetapi bila kita dapat menjaga diri insya allah kita semua dapat bersatu. Bicara masalah agama tetapi dia tidak bisa menjaga keanekaragaman ini adalah bahaya, boleh ngak orang nasrani memperjuangkan agamanya?, boleh ngak orang muslim memperjuangkan agamanya?, semua ini harus kita jaga sehinga dapat menjaga situasi agar tetap aman dan damai," jelas KH Zulfa.

KH Nurshofa Thohir. SE dalam tausyahnya mengatakan, "Hari ini kita berdoa jakarta utara agar tetap aman, ikutin nasehat maupun pesan dari para ulama-ulama dan kiyai untuk dapat menjaga degan cara dzikir dan doa kepada Allah SWT. Mari kita berdo'a kepada Alloh mudah-mudahan nanti tanggal 19 April 2017 dapat berjalan aman dan kondusif. Maka itu kita harus dapat menjaganya jagan sampai terprovokasi," pintanya.

Dzikir dan Doa bersama juga dihadiri oleh, Kapolsek Tanjung Priok Kompol France Yohanes Siregar, SIK, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakut Kompol Puji Hartanto,SH,MH, Wakasat Intelkam Polres Metro Jakut Kompol Maulani.SH, Tokoh Masyarakat Tanjung Priok H.Sabri Saiman. Sedangkan dzikir tersebut dipimpin oleh Ust Andi Karim. (Met)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah