Headlines News :
Home » , » BPN Jakut Sosialisasikan PTSL Lebih Awal

BPN Jakut Sosialisasikan PTSL Lebih Awal

Written By armen on Sabtu, 30 Desember 2017 | 22.29

JAKARTA - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara mulai mensosialisasikan ke warga mengenai  Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) untuk tahun 2018 mendatang, meskipun masih kurang beberapa hari bergantinya tahun, pihak BPN Jakarta Utara lebih awal mensosialisasikanya ke warga.

Pada tahun 2018 mendatang, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara akan menerbitkan sertifikat sebanyak 30 ribu bidang tanah dari program PTSL.

Menurut Kepala Kantor BPN Jakarta Utara Kasten Situmorang, Program PTSL tersebut akan dimulai pada bulan Januari dan berakhir pada bulan Desember 2018.

“Kita sengaja mensosialisasikan PTSL ini lebih dulu meski belum bulan Januari,”ujar Kasten  usai melakukan sosialisasi PTSL di Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Sabtu (30/12/2017).

Kemudian kata Kasten, yang lebih menarik pada sosialisasi di dua Kelurahan yakni Kelurahan Tanjung Priok dan Kelurahan Tugu Utara, BPN Jakarta Utara di dampingi oleh Walikota Jakarta Utara Husein Murad, Tokoh Masyarakat, Camat Koja Yuma madjid dan Lurah Tugu Utara Arsely serta Anggota DPRD DKI Jakarta. “Pada sosialisasi kali ini semuanya hadir. Ini yang dinamakan kerjasama Tim,”ujarnya.

Kasten juga menambah  selain Kelurahan Tanjung Priok dan Kelurahan Tugu Utara, Program PTSL akan ada di Kelurahan lainnya di Jakarta Utara. Namun ungkap Kasten, Pihaknya saat ini tengah menganalisa tanah yang belum bersertifikat.

“Sementara untuk tanah yang belum bersertifikat di seluruh Jakarta Utara saat ini ada 39 ribu bidang tanah,”bebernya kepada wartawan.

Ia berharap, dengan adanya program PTSL seluruh tanah di Jakarta Utara dapat terdaftar. “Dengan terdaftarnya semua bidang tanah tersebut maka jelas status tanah, punya sertifikat dan menghasilkan peta tunggal bidang tanah yang lengkap,”ungkap Kepala kantor BPN Jakut.

Sementara itu, Wajib di ketahui masyarakat. Pada Program PTSL, BPN Jakarta Utara tidak memungut biaya sepeserpun (Gratis). Namun masyarakat masih harus wajib membayar Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB ).

Sementara Ketua RW 08, Burhanudin mengaku menyambut positif adanya program PTSL karena warga sangat berharap tanahnya dapat bersertifikat.

“Lewat program PTSL ini, kami berharap warga kami yang tercatat sebanyak 1600 Kepala Keluarga (KK) dapat mengikuti program ini walaupun nantinya hanya sebagian dulu warga kami yang jadi sertifikatnya,”kata Burhanudin.( met )
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah