Headlines News :
Home » , » Bantuan Kapal Fiber Pancing Tonda Anggaran APBD 2016 Bermasalah

Bantuan Kapal Fiber Pancing Tonda Anggaran APBD 2016 Bermasalah

Written By armen on Jumat, 19 Januari 2018 | 12.25

Sultra-Upaya pemerintah Kabupaten Buton Utara Propinsi Sulawesi Utara (Sultra) untuk memanjukan masyarakat nelayan patut di puji karena tahun2016 silam melalu dinas kelautan dan perikanan(DKP)telah di gelintorkan anggaran dari APBD sebsar 1,5 milyar yang peruntukan bagi pembelian bantuan kapal fiber pancing tonda kepada kelompok nelayan.

Menurut informasi dari DkP buton utara bantuan tersebut di berikan kepada  kelompok nelayan di 4 kecamatan yaitu: kecamatan kulisusu induk, Kulisusu barat, Bone gunu dan kec. Kambowa.masing-masinh kecamatan mendapatkan 5 unit kapal fiber pancing tonda dengan harga satuan.Rp.75 juta.

sayangnya setelah satu tahun lebih,terungkap bahwa bantuan itu tidak lengkap sampai ke kelompok nelayan.hasil pemantauan wartawan di lapangan menunjukan kalu nelayan hanya Menerima kapal fiber dan mesinnya saja,kelengkapab alat safeti  seperti, jangkar, jas hujan, lampu tanda dan plate jacket(jaket pelampung) tidak di berikan, bahkan salah seorang nelayan keluhkan kalau salah satu dari fiber tersebut telah patah akibat tipisnya  body kapal dan cour gabusnya sangat tipis akhirnya cepat membocor

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. budiyanti yang di konfirmasi via selulernya mengatakan,kalau dirinya tidak tahu menahu masaalah itu. menurutnya segala sesuatunya ada pada pejabat pembuat komitmen. (PPK).

Dalam keterangannya pada wartawan di ruang kerjanya Anas.s.pi.selaku PPK yang juga kepala bidang pengawasan dan peningkatan daya sains DKP buton utara mengatakan ,kalau pemberian bantuan tidak secara langsung dia serahkan kepada masyarakat.

''Yang serahkan bantuan itu pak muhkatar''kata anas.

Namun anas tetap memberikan informasi detail kapal fiber yang berbobot 3 GT(gross tonase)dengan daya mesin 13 PK(paarden kracht) sedangkan mengenai alat safety yang tidak di berikan anas katakan kalau barang-barang tidak di pergunakan  juga oleh masyarakat nelayan.

''jadi sampai saat ini kami hanya berikan kapal dan mesinnya saja''tandas anas.

PPK anas, secara langsung perjelas adanya permasalahan dengan pemberian bantuan  ini anas katakan bahwa dirinya sementara sedang di periksa oleh polda sultra.sehingga semua dokumen terkait dengan program tersebut ada di polda.menurut ppk anas saat di.konfirmasi

sekitar dua minggu lalu saya di periksa polda sultra sebagai saksi terkait pengadaan kapal pancing tonda ini,tambah anas.

hasil referensi yang di dapatkan site ini dengan memperbandingkan armada penangkapan pancing tonda yang lazim di gunakan oleh nelayan-nelayan indonesia, pada umumnya gunakan kapal motor dengan bobot pada kisaran  5 - 12 GT,sementara bantuan tersebut hanya 30 PK. Herman
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah