Headlines News :
Home » , » Pemilihan Ketua MKKS Se Kabupaten Cirebon

Pemilihan Ketua MKKS Se Kabupaten Cirebon

Written By armen on Senin, 12 Maret 2018 | 10.27

Cirebon - Pemilihan ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se Kabupaten Cirebon dengan agenda pemilihan ketua baru untuk periode 2018 - 2020 yang dilaksanakan di gedung SMPN l Beber, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon,Jawa Barat, Sabtu (11/03/2018). 

Acara yang cukup penting ini, dihadiri oleh sekitar 65 orang Kepala sekolah SMPN  negeri dari total 80 kepala sekolah yang ada di kabupaten Cirebon.

Pemilihan tersebut untuk menggantikan ketua lama  yang telah purna jabatan yaitu Kartiwan kepala sekolah SMPN 1 Gempol, sekaligus sebagai ketua panitia acara  ini dan acara berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh canda.

Pemilihan yang di ikuti oleh delapan kandidat kepala sekolah dan hasil dari pemilihan suara terbanyak diperoleh,Drs Didin Jenudin.Mm. unggul dengan jumlah sebanyak 26 suara dan secara otomatis tampuk kepemimpinan Ketua MKKS SMPN untuk periode 2018-2020 mendatang.

Adapun daftar-daftar kandidat dan hasil total suara yang diraih adalah, Enggun kepsek  SMPN ll Gebang 4 suara, H. Widodo Kepsek SMPN ll Ciledug dapat  4 suara, Didin Jenudin Kepsek  SMPN 1 Lemah Abang kantongi 26 suara, Yunus Kepsek SMPN 1 Beber dapat 7 suara, Yusuf kepsek SMPN 1 Gunung Djati peroleh 1 suara, Hj. Yenni  Kepsek SMPN lX Palimanan dapat 2 suara,H. Asup Kepsek SMPN ll Jamblang 0 suara dan Basir kepsek  SMPN ll Gegesik telah mengantongi 21 suara.

Setelah mutlak terpilih dengan suara terbanyak Kemudian Didin menyampaikan dalam sambutannya, ia  mengucapkan terima kasih kepada  para pendukung yang telah mempercayakan untuk mejalankan sebagai Ketua MKKS yang baru dan menjalankan amanah serta berpesan, agar anggota MKKS saling bersinergi dan lebih meningkatkan solidaritasnya.

"Saya berterima kasih kepada  para kepala sekolah yang telah hadir dan saya berterima kasih kepada pendukung yang memilih saya dan saya berharap  kepla sekolah harus  lebih bersinergi  ayo kita bekerja agar terwujud tujuan program-program kita",ajaknya kepada kepala sekolah yang hadir.

Lebih dalam Didin memaparkan, bahwa MKKS ini organisasi atau forum independen yang tugasnya membantu Dinas Pendidikan atau perpanjangan tangan Dinas Pendidikan untuk menyampaikan informasi kepada Kepala Sekolah.

“Informasi atau program-program Dinas Pendidikan ini adalah program-program yang dicanangkan oleh dinas pendidikan, maka kewajiban MKKS yaitu mendukung, memfasilitasi untuk disampaikan kepada Kepala Sekolah supaya program ini bisa berjalan, nah ini tugas pokok sebagai pengurus MKKS, bukan berarti MKKS itu independen kemudian berdiri semaunya sendiri,” paparnya.

Dalam hal tersebut Didin juga mejelaskan bahwa terbentuknya MKKS ini akaan membantu kepala dinas untuk mejalankan program program yang sudah dibentuk oleh dinas pendidikan.

"Program MKKS ini membantu program dinas pendidikan untuk mejalankan  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)yang akan diadakan di kabupaten Cirebon dan ini baru pertama kali di adakan oleh dinas  pendidikan",jelasnya.

Selain itu ketua MKKS juga menambahkan visi dan misinya  akan meningkatkan sumber daya kepala sekolah dan menjebatani antara kepala sekolah dengan dinas pendidikan agar jangan terjadi hal- hal yang negatif.

"Tujuanya sederhana saja ya paling tidak bisa menjembatani antara kepala sekolah dengan dinas pendidikan dan kita ingin meningkatkan sumber daya manusia kepala sekolah sehingga dalam mengelola sekolah paling tidak kita memimalisir terjadi hal hal yang dianggap menyimpang",tambah kepala sekolah SMPN 1 Lemah Abang.

Seusai acara pemilihan para kepala sekolah memberi salam dan ucapan selamat  kepada Didin atas terpilihnya  sebagai ketua MKKS sekabupaten Cirebon dan diahiri makan siang.(met/eka)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah