Headlines News :
Home » , , » Walkot Jakut : Kemacetan Harus Segera Diurai dan Dicarikan Solusinya

Walkot Jakut : Kemacetan Harus Segera Diurai dan Dicarikan Solusinya

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 02 Juni 2018 | 00.37

Jakarta MP - Dalam rakor mencari solusi untuk memecahkan permasalahan kemacetan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, yang dipimpin wakil walikota jakarta utara Junaedi diruang pola, kantor  walikota jakut pada 31/5'2018 ia membutuhkan kerjasama dari semua pemangku kepentingan untuk mengatasi kemacetan diwilayah jakut. 

Junaedi mengatakan, "hilir mudiknya transportasi menandakan bahwa perekonomian itu hidup dan berkembang pesat cuma cara pengaturannya saja yang harus dibahas bersama",ucapnya. 

Ada empat (4) titik rawan kemacetan yang harus cepat diatasi yaitu depan Polres Metro JU dan depan Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, U-turn PT Bogasari/PT Airin di Jalan Jampea I, U-turn Plumpang - U-turn Mall Artha Gading dan Simpang Lima Semper-Tugu.

"Volume kendaraan yang meningkat menjelang lebaran menjadi salah satu penyebab kemacetan di sejumlah titik. Semua pemangku kepentingan harus cepat melakukan sesuatu karena ini untuk kepentingan bersama," ungkapnya. 

Kemudian Junaedi juga menegaskan, sejumlah lokasi yang mengalami kemacetan harus segera dicarikan solusinya agar dapat terurai.

"di rapat sebelumnya kita sudah mengidentifikasi permasalahannya. Hari ini, kita kembali membahas mengenai kemacetan sudah sejauh mana yang telah dilakukan dalam mengatasi kemacetan walaupun belum sepenuhnya efektif," jelasnya.

Sedangkan solusi jangka pendek atasi kemacetan diantaranya saat jam sibuk dilakukan penambahan personil gabungan untuk mengatur dan melaksanakan rekayasa lalulintas sesuai kebutuhan.

Kemudian melaksanakan rekayasa dan pemasangan/penambahan rambu lalu lintas dan penyediaan mobil derek oleh PT New Priok Container Terminal One (NPCT 1) di sekitar lokasi kemacetan untuk mengevakuasi kendaraan mogok, membuka separator busway didepan Polres metro jakarta  utara dan membuka pembatas jalan depan PT Bogasari, PT Airin dan PT NPCT 1 untuk segera mengoperasikan buffer zone atau kantong parkir yang telah disiapkan. 

Selanjutnya Junaedi menjelaskan, Depo Samudera yang berada di Jalan Cilincing - Cakung agar mempercepat proses tiketing serta parkir antrean kendaraan hanya memakai 1-2 jalur jalan bukan 3 jalur.


"Hasil rapat yang telah kita jalankan diantaranya penambahan personil untuk mengatur lalu lintas, pencabutan separator, telah dioperasikannya buffer zone oleh PT NPCT 1, penyediaan derek, pemasangan rambu larangan belok kanan dan Moveable Concrete Barrier (MCB)," terang Junaedi didampingi Asisten Pemerintahan Jakarta Utara, Abdul Khalit, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, Benhard Hutadjulu dan unsur terkait lainnya.(met) 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah