Headlines News :
Home » , , » Kantor KPU Cirebon Digeruduk Massa

Kantor KPU Cirebon Digeruduk Massa

Written By Jainal Fatmi on Selasa, 17 Juli 2018 | 12.03

Cirebon MP – Puluhan massa yang mengatas namakan dari Aliansi  Masyarakat Peduli Pemilu Bersih, menyatroni kantor KPU Kabupaten Cirebon, Senin 16/7/2018.Pasalnya dalam pelaksanaan Pilkada banyak melalkukan penyimpangan terkait surat suara yang hilang dan dibakar. 

Kemudian para pengunjuk rasa yang hendak berdialog dengan komisioner KPU terpaksa dipukul mundur oleh aparat kepolisian setelah beberapa massa melakukan tindakan anarkis yang memicu keributan dengan menendang sejumlah kursi.

Dalam aksinya, massa menolak keras hasil Pilkada Kabupaten Cirebon yang dianggap penuh dengan kecurangan. Mereka meminta pihak kepolisian dan Panwaslu untuk mengusut tuntas kasus hilangnya surat suara yang dinilai sarat muatan politik. 

Menurut Sunoko selaku koordinator aksi mengatakan, kenapa KPU tidak mengundang paslon yang ikut dalam Pilkada maupun saksi saksi ketika proses pembakaran surat suara yang menjadi alasan hilangnya surat suara tersebut. 

“Kami mempertanyakan dukomen negara yaitu surat suara yang dimusnahkan,  dan mengapa dari tim sukses maupun pasangan calon yang terkait tidak diundang. Yang diundang hanya Muspida saja. Yang ikut Pilkada itu siapa? Muspida apa calon bupati,” ucap Koordinator lapangan, Sunoko kepada  awak media. 

Ia mengungkapkan, meskipun hari ini gagal beraudiensi dengan KPU Kabupaten Cirebon, pihaknya akan melanjutkan aksinya besok dan akan membawa sejumlah perwakilan Kecamatan sebanyak 400 orang. 

“Kita juga akan bawa bukti-bukti video kecurangan dan kecacatan penyelenggaraan demokrasi. Mulai dari black campaign, money politik, keterlibatan ASN dan perangkat Desa, serta pemusnahan surat suara yang tidak melibatkan paslon,” jelasnya.

Disisi lain, Saefuddin Jazuli selaku Ketua KPU Kabupaten Cirebon menegaskan pihaknya sudah siap  menerima audensi demonstran bersama dengan Ketua Panwaslu, namun saya mendengar kabarnya para demonstran langsung tarik mundur karena sempat ricuh. 

“Padahal kami didalam siap nerima audiensi. Tapi mereka tarik mundur dan bergeser ke Kantor Panwaslu Kabupaten Cirebon,” jelasnya. 

Setelah melakukan orasinya selama kurang  lebih satu jam massa pun kemudian  membubarkan diri namun masih dalam kawalan dari petugas kepolisian.(met) 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah