Headlines News :
Home » , , » KPU dan Panwaslu Kembali Kecewakan Masyarakat Untuk Audensi

KPU dan Panwaslu Kembali Kecewakan Masyarakat Untuk Audensi

Written By Jainal Fatmi on Senin, 30 Juli 2018 | 22.01

Cirebon – Perwakilan Masyarakat Kabupaten Cirebon kembali dibuat kecewa yang kesekian kalinya oleh penyelenggara pemilu. Meski telah diagendakan oleh DPRD sekalipun KPU, Panwaslu dan Desk Pilkada Kabupaten Cirebon tetap tidak hadir juga,entah apa alasan mereka sehingga tak bisa menemuinya.


Aliansi Cirebon Menggugat (ACM) Ronald Hidayat Marikar selaku koordinator  mengungkapkan,   pihaknya dan perwakilan masyarakat merasa kecewa dengan tidak dihadirnya  KPU, Panwaslu maupun Desk Pilkada saat audiensi dengan DPRD Kabupaten Cirebon.

“Kami kecewa pihak KPU dan Panwaslu memberikan laporan ketidak  sanggupan hadir pada malam hari. Padahal jadwal untuk menghadiri sidang perdana Mahkamah Konstitusi (MK) itu jadwalnya jauh-jauh hari. Kenapa dadakan memberikan surat kepada DPRD. Lantas kenapa musti malam juga, malam itu bukan jam kerja",  jelas Ronald  Jum’at 27/7'2018.

Tak dipungkiri Ronald,   betapa pentingnya dan seriusnya hal ini, maka dari itu  pihaknya membentuk Aliansi Cirebon Menggugat yang didalamnya ada beberapa komponen Masyarakat yang peduli dengan pemilu bersih.

“Bantu kami bagaimana proses pemilu yang bersih bagaimana? kami harap minta jadwalkan ulang dan bilaperlu tambahan melibatkan pihak Disdukcapil karena muaranya ada disana,” pinta Ronald.

Ia menambahkan Pilkada tahun ini banyak kecurangan yang dilakukan paslon berbentuk money politic.

“Masyarakat tentunya harus tau tentang penyelenggaran pilkada tahun 2018 ini. 70 persen kecurangan terjadi maka kita tanyakan yang paling penting adalah soal surat suara,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ivan Maulana menambahkan, pihaknya melihat pada penyelenggara pemilu baik KPU maupun Panwaslu itu sengaja menghindar. Padahal sidang perdana MK itu tidak musti KPU dan Panwaslu hadir langsung. “saya lihat KPU dan Panwas menghindar, padahal sidang perdana MK itu tidak perlu cukup kuasa hukum saja,” kata Ivan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa SH menanggapi permintaan dari Aliansi Cirebon Menggugat,  pihaknya akan menjadwalkan ulang pertemuan antara masyarakat dengan KPU, Paswaslu serta Desk Pilkada dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

“Kita akan agendakan audiensi ini Senin besok,” katanya. (met/eka)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah