Headlines News :
Home » , , , » Panglima TNI : TNI - POLRI Bersinergi Jaga Keamanan dan Keutuhan NKRI

Panglima TNI : TNI - POLRI Bersinergi Jaga Keamanan dan Keutuhan NKRI

Written By Jainal Fatmi on Senin, 27 Agustus 2018 | 18.58

Bandung MP - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto,S.I.P memeberikan pembekalan dengan materi Sinergi TNI Dengan Polri Dalam Menjamin Kejuang Tahun 2018,  di ruang Executive Grand Ballroom Soedirman Sesko TNI, Bandung,Jawa Barat. 

Hadir pada acara tersebut diantaranya Dansesko TNI Letjen TNI (Mar) RM. Trusono, S.Mn., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Danseskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Danseskoal Laksda TNI Dr. A. Octavian, S,T., M.Sc., D.E.S.D., Danseskoau Marsda TNI Donny Ermawan T., M.D.S., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, S.I.P., M.M., M.Tr.

Dalam menghadapi Pemilu tahun 2019, netralitas TNI-Polri merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan Pemilu, khususnya di bidang pengamanan. Untuk itu, Prajurit TNI dan Polri harus mampu menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas TNI-Polri agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan dapat mencapai kesuksesan sehingga keamanan dan keutuhan NKRI dapat terjaga.

Panglima TNI mengatakan bahwa selama pelaksanaan Pemilu 2019, TNI-Polri harus tetap mewujudkan terpeliharanya Kamtibmas, mencegah terjadinya anarki, mencegah terjadinya kerusuhan sosial baik secara vertikal maupun horisontal dan mencegah terjadinya kerawanan yang berlanjut akan berpotensi mengancam eksistensi negara.  

“Mari bersama-sama kita bangun etos kerja sesuai bidang keahlian kita masing-masing, sehingga institusi TNI-Polri akan makin profesional dan dengan dilandasi jiwa ksatria serta loyalitas tegak lurus, kita Dharma Bakti kan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menjelang Pemilu tahun 2019 perlu diwaspadai bentuk paham-paham kekecewaan seperti radikalisme, ekstrimisme dan komunisme yang mudah ditunggangi, baik dari dalam maupun luar negeri.  Disamping itu, media komunikasi dan pemberitaan menjadi alat yang ampuh khususnya media sosial untuk menciptakan rasa kebencian di antara anak bangsa, mengadu domba TNI-Polri, memprovokasi dan memecah-belah masyarakat.

“Kita sering mendengar berita-berita bohong yang selalu diplintir dan semuanya mengarah pada tujuan-tujuan tertentu. Untuk itu kita harus waspada dengan berita-berita bohong yang justru akan melemahkan kita,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa kerawanan-kerawanan Pemilu 2019, antara lain pada tahap masa tenang, yaitu penyebaran isu hoax, money politik, intimidasi dan perusakan logistik Pemilu pada tahap pemungutan suara. 

“Dengan pengalaman Pilkada serentak 2018, TNI-Polri sudah mempersiapkan diri, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan, itu semua sudah disimulasikan,” ungkapnya.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pembekalan dengan materi “Sinergi TNI-Polri Dalam Menjamin Keamanan Pemilu 2019” di hadapan 1.137 Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, Sesko Angkatan dan Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Sesko TNI pada acara Program Kegiatan Bersama Kejuangan Tahun 2018,(met) 
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah