Headlines News :
Home » » Polsek Koja Tangkap Pelaku Curanmor dan Pemalsu Buku Nikah

Polsek Koja Tangkap Pelaku Curanmor dan Pemalsu Buku Nikah

Written By Jainal Fatmi on Jumat, 16 November 2018 | 01.40


Jakarta MP - Mapolsek Koja adakan konferensi pers terkait Kasus  pencurian kendaraan bermotor dan sindikat pemalsu buku nikah. Kasus berhasil diungkap Satreskrim Polsek koja, 4 orang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Konferensi pers dihadiri oleh Kasubag humas Polres Jakarta utara kompol Sungkono,kapolsek koja kompol Budi Cahyono,kanit  reskrim polsek koja  AKP Andry Suharto dan jajaranya.

Kapolsek Koja Kompol Budi Cahyono mejelaskan dua pelaku berinisial RS (18) dan APL (18) melakukan aksinya pada subuh dan sore hari.

"pelaku sering melakukan aksinya pada waktu subuh dan sore menjelang azan mahrib", ucapnya.

Kapolsek Koja Kompol Budi Cahyono mengatakan, keduanya ditangkap setelah polisi menerima adanya laporan dari Solihin, korban pencurian para pelaku pada 12 September 2018.

"Pelaku berjumlah tiga orang, RS dan APL ditangkap di Jalan Cikijang, Koja, Jakarta Utara, Minggu (16/9/2018). Satu pelaku lainnya berinisial EG masih buron," kata Budi Cahyono  dalam konferensi pers dihalaman Mapolsek Koja, Jakarta Utara, Rabu 14/11/2018.

Kemudian diwaktu dan tempat yang sama Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andry Suharto mengatakan, pelaku SLH dan BS membuat buku nikah palsu untuk pasangan yang dinikahkan seorang ustaz berinisial L.

"Ustaz L hanya menikahkan, tetapi yang membuat surat adalah kedua tersangka yaitu SLH dan anaknya, BS," kata Andry. 

Andry menjelaskan, SLH sudah memalsukan buku nikah sejak tahun 2000 bersama suaminya, berinisial J. Kemudian SLH dan BS melanjutkan aksi J  yang telah meninggal dunia pada 2017.

"Mereka membidangi masalah ini semenjak almarhum ayahnya sudah meninggal. Menurut pengakuannya, J adalah mantan pegawai KUA Kecamatan Cilincing," jelas Kanit. 

Dengan terungkapnya kasus  pemalsuan ini setelah ada warga yang melaporkan adanya perselingkuhan pasangan yang mencurigakan.

"Kami dari pihak Polsek Koja menanyakan kepada pasangan tersebut  mana buktinya  menikah, ditunjukkanlah buku nikah seperti ini. Padahal buku nikah yang asli warnanya berbeda," ucap Andry.

Andry juga menambahkan, sampul buku nikah palsu warnanya berbeda dengan yang asli. Selain itu, data-data dalam buku nikah palsu ditulis tangan,sementara perubahanya sudah tertulis dengan ketikan komputer.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu empat pasang buku nikah palsu dan satu lembar blanko formulir KUA Kecamatan Cilincing,dan 4 sepeda motor metik  Yamaha mio.

Polisi masih memburu seseorang berinisial AN yang disebut-sebut menjadi pencetak buku nikah palsu yang diedarkan SLH dan BS.

Untuk menanggung perbuatannya, para pelaku masing masing dijerat Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun kurungan penjara.(met)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah