Headlines News :
Home » , » Oknum driver PT.PAR Dilaporkan ke polda sultra

Oknum driver PT.PAR Dilaporkan ke polda sultra

Written By armen on Jumat, 04 Januari 2019 | 14.49


Kendari, MP - Oknum driver PT. Prima Armada Raya (PAR) berinisial (Y) di laporkan ke Polda Sultra terkait dugaan penipuan terhadap PT. Hevidwi Karya Perdana dan PT. Langgeng Rabu, 2 Januari 2019. Di duga oknum Y bekerjasama dengan PT. Pertamina Kendari.

Kronologis kejadian dimana (Y) memesan BBM jenis solar industri sebanyak 2 kali yakni pada tanggal 6 Desember, dari PT. Hevidwi Karya Perdana sebanyak 30 kiloliter dengan nomor SO.4009447578 kemudian tanggal 10 Januari 2018 berlanjut pemesanan BBM jenis solar industri sebanyak 60 kiloliter melalui PT. Langgeng sehingga jumlah keseluruhan mencapai 90 kiloliter dengan jumlah kerugian Rp 980 juta dengan komitmen akan melunasi pada tanggal 12 Desember 2018, namun oknum tersebut tidak menepati komitmen tersebut, akhirnya janji demi janji

Saat tanggal yang ditentukan (Y) tidak dapat ditepati. Sampai akhirnya dititipkanlah jaminan sebuah mobil honda accord dan akan di tebus pada tanggal 27 Desember 2018 namun hingga diturunkannya berita ini juga belum di realisasi sehingga korban merasa di rugikan dan mengambil kesimpulan untuk membawa ke ranah hukum.
Belakangan diketahui (Y) menyalurkan seluruh BBM tersebut kepada (M). Dengan hal ini diharapkan agar pihak penegak hukum dalam hal ini Polda Sultra agar mengusut tuntas jika ada oknum-oknum PT. Pertamina atau perusahaan yang di kontrak oleh Pertamina yang melancarkan penyaluran BBM ini yang mengakibatkan kerugian pihak lain.

Data yang di himpun dilapangan mengatakan, bahwa bukan hanya (Y) yang di duga bermain di balik PT. Pertamina tetapi diketahui ada beberapa oknum lagi yakni inisial (A) dan (H) dalam hal ini timbul pertanyaan apakah management Pertamina Kendari tidak mengetahui ? atau justru ada pembiaran ?.

Head Office Petamina Kendari (Sulaiman Abdullah) yang di konfirmasi media ini diruangan kantornya pada Kamis, 3/1/2019 mengatakan oknum (Y) bukanlah karyawan PT. Pertamina Kendari tetapi dia adalah karyawan PT. Prima Armada Raya (PAR) yang di kontrak oleh PT. Pertamina di bidang transportasi, namun tetap kita akan mengambil tindakan untuk mengusut dugaan ini dan akan mengambil tindakan terhadap Yudi untuk memberhentikan sebagai driver dari PT. PAR jelasnya. Herman.S


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah