Headlines News :
Home » , » Beras Organik Butur Dilirik Luar Negeri

Beras Organik Butur Dilirik Luar Negeri

Written By armen on Kamis, 25 April 2019 | 10.18

Butur MP - Beras organik dengan tiga jenis kemasan merah, putih dan coklat menjadi produk unggulan Pemkab Buton Utara (Butur). Beras lokal Butur tersebut bahkan dilirik negara luar seperti Taiwan dan Australia.

TA Ahli Perikanan dan Pertanian Kabupaten Butur, Musyida Arifin yang ditemui di stand Pemkab Butur, Selasa,(23/4) dalam rangka HUT Sultra ke 55 mengatakan,  beras lokal tersebut dilirik oleh negara luar. Hanya saja pemerintah daerah  masih bertahan mengenai besaran harga.

" sekarang masih tahap negosiasi, dengan bayer  kita maunya harganya Rp 35-40 ribu perkilonya," papar Mursyida Arifin.
Beras lokal seperti di Butur paparnya, sudah berharga tinggi di luar negeri. Untuk satu liternya lanjut Mursyida  bahkan mencapai jutaan rupiah.

" kami tidak mau menjual beras ini dengan harga murah, padahal kita memiliki potensi. Mereka pasti berusaha menekan harga untuk mendapatkan harga yang murah. Kita tidak mau itu, sekarang sedang tahap penjajakan," jelasnya.
 Jenis beras tersebut memiliki keunggulan di banding dengan beras yang lain.  Keistimewaan tersebut membuat produsen tidak mau menjual begitu saja dengan harga yang murah kepada investor.  Musyida mencontohkan, bahwa beras tersebut  tidak mudah basi bahkan empat hari, beras lokal dan bukan  GNO.

" Beras lokal yang sama dengan jenis beras lokal  dikembangkan di Jepang itu dijual sampai 1.4 jutan perkilo.  Di Jawa dengan beras lokal yang sudah kita kemas itu harganya Rp40 sampai 50 ribu perkilo," tandasnya.

Sejak tahun 2017, tepatnya di awal tahun Bupati Butur, Abu Hasan telah menetapkan Butur sebagai daerah organik. Hal tersebut mendapat respon positif dari pusat melalui Kementan dan Kemendes. Naja/HN



Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah