Headlines News :
Home » » Satreskrim Tangkap Penganiayaan Berujung Maut Di Pantai Ancol.

Satreskrim Tangkap Penganiayaan Berujung Maut Di Pantai Ancol.

Written By Metropost on Minggu, 07 Juli 2019 | 21.46

Jakarta MP -  Setelah beberapa hari kasus penganiayaan terhadap Hilarius Ladja yang terjadi di pantai Beac Pool Taman Impian Jaya Ancol  Kelurahan Pademangan kecamatan Pademangan Jakarta Utara  yang  mengakibatkan korban meninggal dunia ahirnya tertangkap oleh  Reskrim Polres Metro Jakarta Utara pada tanggal 30 Juni yang lalu.

Kedua pelaku tersebut  telah dibekuk dan diamankan  Satreskrim Jakarta Utara yaitu Jadri (27) dan Alfredo alias Aped (30). 

Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa 2/7/2019. Jadri diamankan dari tempat pelariannya di Daerah Istimewa  Yogyakarta (DIY), sementara  rekanya Aped ditangkap di Tanjung Priok Jakarta Utara.

Penjelasan ditegaskan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto, setelah melakukan aksi jahatnya, Jadri melarikan diri ke Yogyakarta.

Hal itu atas perintah Aped, yang dalam penganiayaan ini bertindak sebagai aktor intelektual.

“Kemudian Jadri kabur ke Bandung, di Bandung tidak bertemu dengan teman yang lainnya kemudian disuruh lagi oleh aktor intelektualnya ini untuk kabur lagi ke Jogja,” jelas Budhi  pada 5/7/2019 dihadapan awak media.

Penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan setelah  polisi melakukan olah TKP di Pantai Beach Pool Ancol , Pademangan, Jakarta Utara.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas mendapatkan barang bukti berupa jam tangan milik korban yang masih berlumuran darah, polisi mengidentifikasi kemudian segera menyelidiki keberadaan pelaku.

“Kemudian pada saat di Jogja kita berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka termasuk kita juga sudah mendapatkan barang bukti berupa pisau yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan tindak pidana tersebut,” ucap Budhi.

Pengembangan pun dilakukan dan polisi menangkap Aped di kawasan Tanjung Priok.
Kedua pelaku pun dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara guna penyidikan lebih lanjut.

Polisi mengamankan barang bukti antara lain pisau, pakaian korban, jam tangan bernoda darah, batu hebel bernoda darah, dan handphone.

Akibat  kejahatanya, mereka dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP dan Pasal 221 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(met)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah