Headlines News :
Home » , » Sabri Saiman : PMI Bukan Pedagang Darah

Sabri Saiman : PMI Bukan Pedagang Darah

Written By armen on Selasa, 27 Agustus 2019 | 16.05

Jakarta MP - Pencanangan gerakan Donor Darah Sukarela (Dondarela) oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  yang didahului dengan deklarasi gerakan oleh perwakilan dari berbagai kalangan komponen dan komunitas masyarakat di Jakarta Utara, diharapkan dengan gerakan Dondarela mendapat energi gerak yang mampu menebarkan program Dondarela agar dapat menjangkau seluruh komponen dan lapisan masyarakat.

Hal ini dikatakan oleh ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara Sabri Saiman, gerakan Dondarela untuk menyadarkan masyarakat bertagung jawab moral untuk kehidupan masyarakat sendiri.

"Tujuanya  agar kesediaan darah untuk masyarakat bisa maksimal dan menyadarkan masyarakat menyangkut tanngung jawab moral", ujarnya.

Ia menjelaskan dalam gerakan Dondarela melibatkan seluruh lapisan msyarakat baik dari kalangan masyarakat tinggi hingga bawah. "Gerakan ini bukan hanya datang dari masyarakat bawah keatas tapi juga dari masyarakat atas kebawah mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Sudin hingga lembaga masyarakat lainya", paparnya depan awak media pada 24/8/2019.
Ketua PMI Jakarta Utara menegaskan bahwa pihak PMI bukanlah penjual darah, "saya tegaskan untuk disebar luaskan kepada masyarakat bahwa PMI bukanlah pedagang darah, jika ini konotasinya yang paling marah saya, karena saya bangun PMI Jakut dengan unit transfusi darah bukan hal yang mudah menantang segala macam arus birokrasi dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama tanggal 18 September 2014", papar Sabri Saiman ketika ditanya wartawan terkait penjualan darah.

Sedangkan bagi pendonor darah dari kegiatan pengambilan darah yang didonorkan juga mendapat manfaat pada kesehatan fisik maupun psikologis yang berdampak positif antara lain pada kesehatan jantung dan meningkatkan produksi sel darah merah.

Pendonor darah juga dapat terdeteksinya jika memiliki penyakit infeksius, menekan resiko penyakit kanker dan mengatasi penyakit yang diakibatkan kadar zat besi yang berlebihan dalam darah.(met)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah