Headlines News :
Home » » Warga TJ Priok Marah Gerudug Kantor Kemenkumham

Warga TJ Priok Marah Gerudug Kantor Kemenkumham

Written By Metropost on Rabu, 22 Januari 2020 | 17.03

Jakarta MP - Ribuan Masyarakat Warga Tanjung Priok  bergerak  menuju kantor kementrian hukum dan hak azasi manusia dijalan  Rasuna Said Jakarta Selatan, lantaran tersinggung atas peryataaan  yang diucapkan Yasonna Laoly.

Demonstrasi warga Tanjung Priok itu merupakan buntut dari ucapan Yasonna dalam sambutannya di acara 'Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)' di Lapas Narkotika Kelas IIA  Cipinang, Jakarta Timur  pada  Kamis  16 /01/2020.

Saat itu, Yasonna menyatakan bahwa kejahatan lebih banyak muncul di daerah kumuh dan  membandingkan anak yang tumbuh di Tanjung Priok dengan anak yang tumbuh di kawasan elite Menteng. Menurutnya,   anak yang tumbuh di Menteng tak mungkin melakukan kejahatan ketimbang anak yang tumbuh di Tanjung Priok.

"Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin. Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Tanjung Priok. Di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan", ucap Yasonna.

Tak hanya itu dia juga mengucapkan kebayakan pelaku kriminal adalah di Tanjung Priok 

"Crime is a social product, crime is a social problem. As a social problem, sebagai problem sosial, masyarakat kita semua punya tanggung jawab soal itu. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak di daerah miskin," kata Yasonna.

Massa  mulai bergerak dari titik  kumpul Pos 9  pelabuhan Tanjung Priok  pukul 09 : 20 WIB menuju  kekantor Kemenkumham dengan pengawalan Polisi.

Ketika ditanya Ardi ( 30 ) warga kecamatan Koja, apa yang menjadikan pergerakan warga Tanjuk Priok hanya menuntut bahwa  Menkumham  meminta maaf.

" kami hanya ingin menunjukan bahwa kami  anak Priok bukanlah kriminal, kami bersahabat dan oami juga sopan", ucapnya.

Sebagian besar warga Priok menyangkan atas peryataanya yang dilontarkan  Yasonna  pekan lalu,  bahwasanya  seorang pejabat tinggi seharusnya jangan memilah milah. Keburukan  dan kemiskinan masyarakat adalah tagung jawab pejabat tinggi. ( met )
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah