Headlines News :
Home » , » Omset Pedagang Kecil Menurun Drastis Akibat Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta

Omset Pedagang Kecil Menurun Drastis Akibat Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta

Written By armen on Rabu, 18 Maret 2020 | 15.43

Jakarta MP -  Semakin merebaknya serta bertambahnya korban Virus Corona  (Covid19) di DKI Jakarta sehingga,  Gubernur DKI  Jakarta membuat Instruksi Gubemur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) dan ditindaklanjuti dengan  Surat Edaran Nomor 14/SE/2020 Tentang himbauan agar selurug warga jakarta untuk sementara waktu melakukan segala kegiatannya di rumah masing-masing.

Gubernur DKI Jakarta juga sementara waktu menutup tempat  wisata yang di kelola oleh Pemprov DKI, mengurangi pelayanan Publik yang bersifat interaksi lansung, bahkan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga mengeluarkan Surat Edaran  Nomor 16/SE/2020 Tahun 2020 tentang belajar di rumah (home Schooling) dan meliburkan bersekolah selama 14 hari.

Imbas dari  kebijakan tersebut berdampak ke pedagang kecil, seperti warung makan, restoran dan pedagang makanan keliling. Bahkan imbas tersebut berdampak pula pada sepimya pengunjung di pasar-pasar tradisional,mini market, super market dan mall yang ada di DKI Jakarta.

Pemilik Warteg  Zubaedah (40) warga Tanjung Priok  yang setiap harinya menyediakan makanan siap saji untuk para Karyawan di lingkungan perkantoran Blok G Sunter Agung mengeluh omset pendapatanya menurun beberapa hari ini setelah  pemerintah  mengedarkan pengumuman untuk  bekerja di dalam rumah.

"Sepi yang belinya pada kemana ya orangnya, tumben saya bisa duduk santai", ucapnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh roy (34) seorang sopir Anggkot jurusan Semper - Tj  Priok, dirinya  mengaku sulitnya mencari rezeki di atas roda ditambah ada wabah virus mematikan yang membuat para penumpang sepi.

"Sejak  adanya himbauan Gubernur DKI memberi kebijakan meliburkan anak sekolah jadi terasa sepi penumpang, kalau muter terus gada penumpang rugi bensin ditambah setoran ke pemilik mobil", katanya.

Sepanjang jalan Keramat Jaya terlihat beberapa  super market  sepi pengunjung dan toko toko pun terlihat sepi.(met)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah