Headlines News :
Home » , » Aset Pemda DKI Jakarta, di Rusunawa Marunda Raib

Aset Pemda DKI Jakarta, di Rusunawa Marunda Raib

Written By armen on Minggu, 05 April 2020 | 20.47

Jakarta, MP- Aset Pemerintah DKI Jakarta,  berupa besi pipa air di Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara beberapa bulan terakhir ini tiba-tiba  raib entah kemana. Pasalnya, limbah besi pipa air yang berada di delapan blok Rusunawa Marunda entah mengapa menghilang tak tahu rimbayan. Limbah tersebut merupakan pergantian pipa besi air pada tahun 2019 lalu.

Ketua RW 11 Rusunawa Marunda Paul Nangkur mengungkapkan, hilangnya sebahagian limbah besi tersebut terjadi di blok B,/RT 03, 05 dan RT 07 serta di RT 09, RW 011 di Blok A dan C. di Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

“Kalau di  Cluster A dan C pipa tersebut reaib entah kemana, padahal jika dikumpulkan seluruh Cluster yang terdiri di tiga RW yang ada di Rusunawa Marunda bisa ratusan Ton,” terang Paul Nangkur ketika ditemui di Kantor Sekertariat RW 11, Rusunawa Marunda, Minggu (5/4/2020).
Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pengelola Rusun (UPRS) Marunda, Ageng Darmintono mengaku sebagian limbah pipa besi disimpan di Kantor Pengelola Rusunawa Marunda yang terletak di Cluster D dan sebagian lagi tidak terang nya,

Limbah bekas bongkaran yang merupakan Proyek Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta dalam hal itu dilakukan oleh Bidang Rumah Susun untuk yang di Cluster A itu kami tarik ke Pengelola. Sedangkan wialayh blok lain mungkin ada sebagian yang diangkut ke Dinas karena itukan pekerjaannya Dinas PRKP. Kami tidak seterusnya monitor. Tapi yang jelas sebagian besi limbah kami bawa ke Pengelola,” terang Ageng selaku Kepala Rusun Marunda, melalui sambungan selulernya, Minggu (5/4/2020).

Ageng menegaskan, pihaknya tidak pernah memperjualkan limbah besi pipa air tersebut. “Besi bekas itu memang kami perbolehkan untuk dimanfaatkan kembali oleh warga sebagai pagar, panggung, pagar parkir kendaraan dan lain-lain. Yang jelas tidak boleh diperjual belikan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok,” imbuhnya.

Namun dari pantauan, Metropost di Kantor Unit Pengelola Rusun (UPRS) Marunda hanya terlihat sedikitnya enam potong  pipa besi. Sementara di Cluster B masih terdapat ratusan pipa yang meumpuk didekat parkir kendaraan (Motor) dan sebagian pipa besi terletak lantai bawah. Barkah
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah