Headlines News :
Home » , » PT. BCK Enggan Membayar Gaji, 500 Orang Pekerja Proyek Terancam Kelaparan

PT. BCK Enggan Membayar Gaji, 500 Orang Pekerja Proyek Terancam Kelaparan

Written By armen on Rabu, 15 April 2020 | 12.21

Jakarta MP-Meski sudah hampir 5 bulan pekerjaan proyek rehab total Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Jaya 09 rampung, namun pihak PT. Bangun Cipta Kontraktor (BCK) masih saja enggan membayar sisa gaji para pekerja proyek.

Buntut dari belum dibayarnya gaji tersebut, sejumlah mandor dan pekerja proyek terpaksa menduduki serta mensegel Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sunter Jaya 09, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Gaji yang belum dibayarkan selama lima bulan sebanyak 1,5 milyar untuk 500 pekerja proyek di empat gedung sekolah DKI Jakarta," terang Sugianto selaku perwakilan mandor proyek.

Gedung sekolah yang sampai saat ini masih menjadi tunggakan PT. BCK meliputi, SDN Sunter Jaya 09, SDN 07, SDN 01 dan SMKN 71 Jakarta selaku pemenang tender. "Kami berharap PT BCK segera membayar hak-hak para pekerja. Kasihan mereka juga butuh makan apalagi kondisi seperti sekarang ini," terang Sugianto.

Sebagai perwakilan para mandor dan 500 pekerja proyek yang mengeluh karna hasil keringat mereka belum juga dibayarkan pihak PT. BCK, hingga berdampak mulai adanya keluhan tidak bisa menemui anak dan istrinya di kampung karena belum menerima gaji, terjadi perceraian karena tidak bisa memberi nafkah, bahkan yang lebih ironisnya lagi para pekerja proyek terancam kelaparan, keluhnya.

“sebagian dari mereka bahkan sampai saat ini masih bertahan di barak-barak penampungan dengan makan seadanya, sambil menunggu kepastian kapan pihak PT. BCK berniat baik untuk membayar gaji mereka yang tertunda” jelas Sugisnto

Tak hanya gaji buruh saja, keluhan senada juga disampaikan Umar selaku suplier. Ia mengaku tagihan yang saat ini belum dibayarkan kepadanya sebesar 200 Juta Rupiah.

"Aksi yang kami lakukan hari ini bentuk protes terhadap PT BCK karena tidak adanya kepastian perusahaan ataupun kejelasan pembayaran, kami hanya meminta kepastian dari pihak perusahaan berupa perjanjian hitam diatas putih tentang kejelasan kapan gaji para pekerja bisa dibayarkan sambil memasang berbagai seepanduk di sekitar Gedung SDN Sunter Jaya 09 " imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana ketika dimintai tanggapanya melalui seluler meminta agar menanyakan langsung ke anak buahnya. "Bisa menghubungi Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Dinas Pendidikan ya," jawabnya singkat.

Bahkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Sulitiono ketika dikonfirmasi juga meminta agar mengkonfirmasi ke perusahaan pemenang tender.

Perlu diketahui, awal tahun 2020 lalu pihak PT. BCK pernah juga di demo oleh mandor dan pekerja proyek dengan kasus yang sama yaitu berupa tertundanya pembayaran gaji dan pembelian matrial proyek hingga milyaran rupiah. Ar’S

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah