Headlines News :
Home » » Tak Dapat Motornya, Maling Curi Konci Kontaknya

Tak Dapat Motornya, Maling Curi Konci Kontaknya

Written By Metropost on Selasa, 30 Juni 2020 | 19.38


Jakarta MP -  Pekerja Penyedia Jasa Lainya Orang Perorangan (PJLP)  Suku Dinas kehutanan Jakarta Utara  menangis histeris. Pasalnya, pekerja  PJLP   Elsa (27)  melihat kendaraan motornya hampir di gondol kawanan pencuri bersenjata tajam.

Kejadian tindakan kriminal  ini terjadi pukul 14:45 WIB,  disaat pemilik kendaraan Yamaha Lexi  sedang bekerja sesuai  tugasnya. 

Mendengar  cerita korban,  dia mejelaskan kronologi  kejadianya,  si korban sedang menyapu di taman  di jalan Sindang Terusan,  kelurahan Rawa Badak Utara kecamatan Koja.  sesekali korban melihat  kendaraanya yang terparkir  didekat dimana dia bekerja.

"Saya lagi nyapu mas disana, (sambil menunjuk kearah selatan)  kadang kadang  saya lihat motor,  begitu saya  mau ambil  tas tapi tidak ada, saya langsung lihat motor sudah diyalakan orang gak kenal", ucap Elsa  sambil menangis.

Korban  menceritakan  ketika dia  sadar motornya sedang di tuntun  pelaku, korban berteriak maling.  Teriakan  korban terdengar keras sehingga warga setempatpun ikut meneriakinya.

Teriakan Elsa (korban)  sempat menghentikan para  pengendara yang melintas  di jalan raya Sindang untuk melihat  dan ikut  mambantu berteriak. 

Elsa mengatakan, ada  seorng  warga laki laki  yang  di tondongkan  senjata tajam berjenis celurit  oleh teman pelaku,  karena warga tersebut membatu berteriak  maling kepda temanya.

"Saya terus teriak mas  dan ada yang bantu teriak maling juga dari orang lain  tapi dia malah di ancam pake celurit sama teman malingnya", kata Elsa  pada hari Selasa  30/6/2020.

Lanjut Elsa, melihat  warga setempat  keluar rumah karena banyak teriakan, kemudian  sipelaku langsung menjatuhkan motor milik korban  yang sudah di nyalakan  kemudian pelaku kabur.

"Orang orang disana (warga setempat) pada keluar,  terus  malingnya kabur jatuhin motor saya",  katanya.

Pelaku kabur   bersama  temanya menggunakan motor  N Max  warna putih dan membawa tas kecil milik korban yang berisi satu buah STNK,konci motor sejenis remot, ATM dan perlengkapan kosmetik.

Elsa mengaku sudah 3 tahun  bekerja di honor PJLP Sudin kehutanan. Dia juga menyangkan  seharusnya ditaman tersebut ada penjagaan  Pamdal.

Tak jauh dari lokasi seorang warga  pemilik  kendaran mobil berjenis minibus  warna hitam Tuti (50) dia mengatakan  telah kehilangan sepasang spion mobilnya.

"Semalem  sepasang spion mobil saya juga hilang mas  dipatahin, sudah tak aman lagi di daerah sini",  tambah Tuti warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.(met)


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah